[FF Chapter] Alone (Hyun-Hwa Story)

Title : Alone

 

Cast : Hwang Hwa-Young  ,  Cho Kyuhyun  ,  Victoria Song, Lee Sungmin.

 

Other Cast : Hina Eiji , Yukawa.

 

Rating :  SAD ROMANCE.

 

LENGTH  : ONESHOT

 

AUTHOR  :  Kyo

 

Story Begin…

 

-Hwayoung POV-

 

Sampai kapan aku harus memendam rasa cintaku padanya??  Aku bingung,  aku tahu aku ini bukan gadis sempurna,  bahkan aku kalah dari si Superstar kampus ini,  ya,  Song Qian,  musuhku dari kecil ketika aku tinggal di China.

 

Flashback…

 

“Hua-Yang, kau hari ini jelek sekali,  kau bisa tidak sih stretching lebih bagus lagi huh??”  kata song qian padaku. Aku hanya diam.

 

“Ya, hua-yang!! Kau cari mati huh??  Umur 12 tahun belum bisa berbicara?!!!  Ya, kau bisa bahasa kami tidak sih? 12 tahun kau disini buat apa?! Tidak berguna!  “ kata MengFei padaku.

 

“maaf,  saya harus pergi..”  kataku langsung berjalan,  apa mereka tidak tahu aku ini master kungfu huh?!

 

Mereka langsung mendorongku ke tembok ,  lalu kutatap tajam mata mereka,  terutama pada si Song Qian itu, “ Apa mau kalian??  “ kataku mulai menantang mereka,  jujur saja,  aku sudah muak dengan Song Qian, MengFei, dan Zhou Jia.

 

“hmm,  katanya kau orang korea,  dan kudengar,  kau dekat dengan keluarga besar Cho itu ya?  “  kata songqian mulai memanis.

 

“aku tidak kenal,  aku tidak kenal keluarga cho,  mungkin kau salah orang qian-nie, keluarga hwang banyak dikorea..  “ kataku mengelak,  padahal aku sangat kenal pada keluarga cho itu..

 

Mereka makin mendorongku ketembok,  dan tanpa kusadari qian memukulku dengan batu,  lalu,  semuanya menjadi gelap…

 

Flashback off..

 

Aku melamun mengingat kejadian itu,  sekarang si Song Qian itu berubah menjadi Victoria Song,  akupun memulai jalan kaki dari kelas sampai taman,  dan samar-samar,  aku mendengar suara antara yeoja dan namja ditaman ini.

 

“Victoria-nie,  mau kah kau jadi yeojachinguku?  “ kata suara bass itu,  aku mengenal suara ini ,  suara pria yang aku puja-puja sejak umurku 5 tahun,  aku mengintip mereka dari semak-semak ini,  rasanya hatiku sesak,  mereka berpelukkan,  sebegitunyakah Victoria menginginkan Kyuhyun?

 

“Oppa, berjanjilah padaku,  walau kau dekat dengan keluarga Hwang,  apalagi dengan si Hwayoung itu,  kau tidak boleh menyapa mereka dengan baik,  arrayeo?  “   kata victoria memeluk kyuhyun sambil melihatku,  victoria sudah tahu aku ada disini.

 

“Wah oppa,  sepertinya ada penganggu,  kita pergi saja.. kajja  “ kata si qian itu,  kyuhyunpun menatapku dengan tajam,  setelah mereka pergi jauh,  aku terjatuh menunduk lemah disini,  meratapi nasibku sebagai Hwayoung pengecut..

 

Hujan,  ya,  hujan turun lagi membasahi kota ini,  membuatku basah,  tapi tidak apa-apa,  karena ini sesuai dengan perasaanku sekarang,  mendung dan gelap. Akupun berjalan tidak tahu arah dengan tubuh yang basah ini..

 

“Agasshi,  pakailah payungku..”  seseorang membuyarkan lamunanku,  “nugayo?”  kataku lemah,  “ah,  Lee Sungmin ipnida,  pakailah ini agasshi,  kau terlihat menyedihkan..”  katanya memberikanku payung dan jaketnya.

 

“Apa kau tidak kedinginan eoh?”  kataku sambil menatapnya,  tiba-tiba dia memelukku,  aku merasakan hal yang shock,  seperti tersengat listrik karena namja ini.

 

“Hwayoung-ah,  kau ingat aku??  Sungmin teman Art materialmu dulu di china..”  katanya,  aku tersenyum,  ya,  sahabatku yang paling baik,  Lee Sungmin.

 

“Sungmin-ah”  kataku lalu menangis dipelukannya..  “wae irae?”  katanya sambil menatapku,

 

“Aku tahu hwayoung-ah,  mengapa si kyuhyun pengecut itu tidak berubah dari kecil ?!  Aku semakin bingung dengannya, sstt, uljima,  kita pergi kerumahmu saja ya..”  kata sungmin sambil menuntunku kearah motornya.

 

-Kyuhyun POV-

 

Aku menatap tajam kedua manusia itu,  hmm, Lee Sungmin,  kau kembali lagi? ,  kau merindukan temanmu itu?  Sudah kupastikan iya.

 

Hwayoung,  gadis kecil yang kukenal dengan lugunya itu ternyata sudah besar,  kau sakit hati hwayoungie?  Aku mungkin lebih sakit darimu,  kau meninggalkanku disaat ulang tahun ke-5 ku dan pindah ke china, hidup disana 12 tahun, menghilang dariku selama 3 tahun setelah itu?  Inikah pembalasanmu?

 

“Oppa,  sedang melamunkan apa?”  kata seorang membuyarkan pikiranku,  ya,  yeojjachinguku,  Victoria Song.

 

“Ah, anieyo,  hanya saja hujan semakin deras,  kau tidak takut dimarahi oleh bumonimmu nanti? “  kataku mengalihkan pembicaraan.  “ Oppa, berkunjunglah kerumah habis ini,  eommaku memasakan masakan china hari ini J.. “ kata victoria sambil tersenyum.

 

“hm, chagiya,  aku tidak bisa,  tadi eommaku harus ke busan,  jadi aku yang disuruh mengantarkannya..”  kataku,  “ yaa, hmm, gwaenchanna,  oppa mau pergi sekarangkan?  Biar aku pulang sendiri saja,  takut eomma oppa menunggu.. J “ kata vic sambil memelukku.

 

@Busan

 

Aku dan Eomma masuk kerumah bernuansa china ini,  sepertinya ini tempat kursus menari tarian china,  dan kutahu,  victoria juga adalah mantan penari china.

 

“Chagiya, lihatlah,  ini foto-foto murid Lau Sonsaengnim…”  kata eomma,  aku malas,  tapi aku terbelalak melihat foto Hwayoung ada bersama segerombolan yeojja dan salah satunya adalah Victoria,  apa mereka saling mengenal??

 

“Omona kyuhyun-ah,  lihat ini,  ini Hwayoung waktu kecil,  dia masuk sanggar tari china juga??”   kata eomma terkejut,  “ Lau,  kau kenal dia? “ kata eomma bertanya pada Tuan Lau itu.

 

“Ah iya,  dia rival dari Song Qian,  mereka berdua sama-sama kuat dalam sanggar tari ini,  tapi semenjak insiden Hwayoung dilempar batu oleh segerombolan wanita-wanita seumuran dengannya,  dia jadi berhenti,  lalu,  Song Qian-lah yang menjadi Master disini.”  Kata Tuan Lau itu.

 

Kulihat eomma berkerut kening,  sepertinya ada yang janggal dari Kejadian itu, hmm,  Hwayoung adalah Rival Victoria,  lalu,  Hwayoung dilempar batu oleh segerombolan yeoja-yeoja seumuran,  lalu,  Victoria tidak menyukai Hwayoung,  dan Hwayoung punya rasa yang sangat marah jika melihat Victoria, Fei, dan Jia.

 

Ada apa ini?,  aku harus menanyakan Hwayoung tentang ini??,  akupun segera meraih handphoneku dan menekan angka 1 agar cepat menghubungi hwayoung.

 

-Hwayoung POV-

 

nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom

neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon

dasi ileoseol geoya…

 

ternyata ringtone hpku berbunyi,  dan betapa terkejutnya aku, ternyata cho kyuhyun yang meneleponku.

 

“Yeo..boseyo?” kataku pelan.

 

“Hwayoung..” DEG… dia tak memanggil Youngie seperti dulu, apa karena si songqian itu?.

 

“ne?” kataku menahan rasa ingin menangisku.

 

“Kau sudah kenal lama dengan Song Qian??”  kata Kyuhyun,  maksudnya apa?.

 

“Ne,  wa..eyo?”  tanyaku.

 

“Neo… apa kau juga mengenal Zhou Jia dan Meng Yifey?”  katanya semakin menjauh dari apa yang kupikirkan,

 

“ne, waeyo? Tapi kami tidak kenal dekat..” kataku berbohong padanya, Mianhae Kyu.

 

“jinjja?  Tapi kulihat difoto graduasimu sekolah tarian china,  kalian berfoto berempat,  Huang Hua-Yang,  Song Qian,  Zhou Zijia,  dan Meng Yifey,  kau berbohong eoh?  Pintar sekali kau hwayoung..  belajar dari siapa kau berbohong? Kau-“

 

“Geumanhae!!!  Cho Kyuhyun.  Kuharap kau tidak melanjutkan kata-katamu,  dan segera jauhkan teleponmu dari kupingmu,  aku sudah muak berbicara denganmu.”  Kataku mulai terbawa emosi.

 

KLIKK…

 

Tess…tesss…,  Air Mataku turun lagi dari mataku,  Kyuhyunie,  kenapa kau tanyakan mereka padaku?  Apa kau sudah mulai mengetahuinya?,  Kyuhyunie,  aku sudah mulai menderita,  dari penyakit  Anemiaku yang semakin parah,  cara kerja otakku karena lemparan batu Songqian,  lebam pada tanganku karena Meng Yifey,  dan semua kesakitanku ,  dan sakit hatiku kyuhyunie, Jebal…

 

“geumanhae…” kataku dan airmataku turun lebih deras,  cho kyuhyun,  kapan kau akan berhenti menyakitiku eoh?.

 

Aku membaringkan badanku yang lemah ini ketempat tidur,  rasanya ingin sekali aku pergi dari dunia ini karena rasanya semakin menyakitkan.

 

Kepalaku pusing lagi,  sepertinya penyakit ini kambuh lagi,  akupun segera mengambil obat ke lantai bawah,  namun naas,  belum satu tangga kuinjak,  badanku sudah menggelinding (?) duluan ditangga ini.

 

GLEKK(?) rasanya sakit sekali, penglihatanku buram karena pusing yang luar biasa ini,

 

“eo…mma..” lalu sehabis itu, kurasa gelap.

 

 

-Sungmin POV-

 

“ Gomawo ahjumma…” kataku sambil mengambil 1 kantong makanan berisi ttopokki kesukaan hwayoung,  akupun menaikki motorku dan melaju kerumah hwayoung,  aku mengantarnya 1 jam yang lalu,  sekarang sedang apa ya hwayoung?.

 

TOKK…TOKK..TOKK…

 

Aku mencium bau amis dari lubang bawah pintu khusus Hyun anjing hwayoung,  rasanya aneh,  aku kembali mengetuk pintu rumahnya,  dan ternyata yang keluar dari hyun yang sudah berbecak darah disekitar bulunya,  aku semakin khawatir.

 

Ternyata pintunya tidak dikunci,  dan…

 

“Hwayoungg!!!!!!!!” astaga demi apapun ini,  dia sangat mengerikan,  dan 1 tetangga masuk,  dia kaget melihat hwayoung.

 

“Yak!! Tolonggg!!!!!!!”  darah dilantai sudah mengering,  apa sudah lama?  Yaaaa,, hwayoung-ahh,, bertahanlah,  aku tidak siap kehilanganmu sekarang, Jebal..

 

At Hospital..

 

Sudah 2 jam aku menunggu disini,  tapi dokter belum keluar dari ruang operasi,  dan kulihat ibu hwayoung , sun-young noona?  Dia bukannya kakak kandung hwayoung? Cho Hanna ahjumma,  cho kyuhyun,  oh demi kimchi dia membawa Song Qian musuh Hwayoung?!!!!.

 

“Sungminniee… bagaimana keadaan hwayounggg?????”  kata Hwang Ahjumma,  “ Ne ahjumma,  aku masih menunggu kabar dari dokter yang belum keluar..”  kataku tenang..

 

“Sungmin-ssi, bagaimana keadaan hwayoungg??” kata si song qian , ish, pintar sekali actingnya,  busuk sekali kau qian,  bukankah kau dulu yang melempar batu besar itu kekepala hwayoung?  Sekarang?  Tak usah bermuka dua..

 

Kulihat dokter keluar,  dan sepertinya dokter itu mengarah padaku.

 

“Kau yang tadi mengantar Pasien Hwang Hwa Young kan?,  mari ikut saya keruangan saya.” Kata dokter itu,  akupun segera ikut keruang dokter itu.

 

Aku seperti merasa familiar dengan wajah dokter ini,  tapi dimana ya?.

 

“Lee Sungmin..” katanya, ne? dia mengetahui namaku?.

 

“Ya! Kau melupakan aku? Aku Zhoumi!! ”  katanya sambil memanyunkan bibirnya, aishh, bikin kesal saja.

 

“Aish!! Sudah bicarakan saja apa yang perlu dikatakan..” kataku mulai kesal.

 

“Kau tahu? Sepertinya ini kejadian yang kedua kalinya yang dialami Hwayoung, Anemianya mungkin sudah sedikit membaik,  tapi..”  katanya menggantungkan kalimatnya tadi.

 

“tapi apa Zhou?”  tanyaku mulai penasaran.

 

“Dia hilang ingatan Pumpkin..  dia hanya ingat mungkin kepadamu,  orang yang paling dekat dengannya,  dan orang yang sudah menyakiti dia secara fisik,  alias dia mengingat dirimu , Song Qian,  Zhou Jia, dan Meng Yifey. Mengerikan sekali “ katanya dengan logat chinanya.

 

“Mwo? Lalu, kapan dia akan mengingat lagi ingatan-ingatannya? “ tanyaku.

 

“Dia akan ingat kembali ingatannya, jika,  ada seseorang yang sudah menyakiti hatinya, memberinya kesempatan untuk menjadi pasangan hidup dari seseorang itu..  kelihatan dari wajahnya tadi, dia habis menangis,  apa terjadi sesuatu?” tanya Zhoumi.

 

“Hmm, aku tidak tahu, tapi terima kasih siput..”  kataku.

 

“Yak! Neo jugullae??!!”  teriak si siput itu.

 

“aish, tapi kapan dia akan sadar? “ tanyaku sakratis.

 

“Dia.. koma Lee Sungmin. Jika dia sadar, dia akan kehilangan ingatannya,  jika tidak sadar, ya mungkin sudah jalannya “ kata Zhoumi dengan helaan nafas yang berat.

 

“Andwae.. andwaeyo!!”  kataku sambil berlari keruangan hwayoung.

 

Akhirnya aku sampai dikamar hwayoung, kulihat si Kyuhyun dan Victoria sedang duduk, eomma hwayoung sedang berada disamping hwayoung, dan eomma kyu sedang berada diluar.

 

“Hwa..young..” kataku terhenti melihat garis detak jantungnya yang melemah, bahkan sangat.

 

“Hwayoung!! Bangunlah! Kau tidak boleh koma hwayoungie!!!!! “ tangisku pecah didepan tubuh hwayoung yang tak berdaya ini.

 

“Mwo?!!! Sungminnie! Apa katamu? Hwayoung koma?!!!! “ kata eomma hwayoung kaget lalu menangis.

 

“Aegiya… ireonayo…. Ireonayo!! “  teriak eomma hwayoung

 

#Cho Kyuhyun POV#

 

Mwo? Hwayoung koma? Sebenarnya apa yang terjadi dengan hwayoung?!, apa ini ada sangkut pautnya dengan aku menelepon hwayoung?!,  jika benar, aku harus bagaimana?

 

“Cho kyuhyun, oraenmaniya.. kau sudah besar ternyata.. bagaimana hubunganmu dengan hwayoung?” tanya sungmin hyung saat kami sudah ditaman.

 

“n..ne.. hyung, annyeong.. hubunganku sa..sangat b..baik.. “  aish, kenapa aku jadi gagap begini?!

 

“oo.. jeongmal? Ada apa si song.. aigoo.. song..song.. “ kata sungmin hyung dengan tatapan jijik.

 

“Song Qian ipnida Sungmin oppa…” kata qian dengan wajah ramahnya.

 

PLAKK..

PLAK..

 

“Michin yeoja!!! Nappeun yeoja!! Saekkiya!!!! Neo jeongmal Saekkiya Victoria ssi..” teriak sungmin hyung dengan kilatan marahnya.

 

BUGHH..

 

Akupun melayangkan pukulanku kepada Sungmin hyung, dia begitu kurang ajar pada yeojachinguku, tapi kenapa sungmin hyung bisa mengenal  Victoria?.

 

“Oppa!!! Jeball…. Geumanhae!!!” kulihat victoria menangis dengan keras,

 

PLAKK,…

 

“nappeun yeoja!!! Nara!!”

 

PLAKKK…

 

“saekkiya!!! Nara!!!”

 

GREPP…

 

Kutahan tangan sungmin hyung dengan gesit, “HYUNG!! GEUMANHAEE!!!” ,

 

Tok..tok..tok…

 

“Mohon untuk tidak membuat keributan dikamar pasien.. terima kasih” kata suster itu lalu berlalu dari hadapan kami.

 

“o..ppa.. geumanhae..” victoria terisak, “w..ae? w..ae??? apa karena tidak diberi tahu identitas keluarga ch-“ tiba-tiba victoria membekap mulut sungmin hyung, ige museun iriyaa??

 

“oppa.. geuman….geuman..!!!!!” jerit victoria ,  “ideul… kalian berhutang penjelasan padaku. “ akupun segera pergi dari hadapan mereka berdua.

To be continued

2 thoughts on “[FF Chapter] Alone (Hyun-Hwa Story)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s