[FF Chapter] Refrigerator Princess

Cast :

-Cho Kyuhyun (초규현)

-Lee Se Na (이세나)

 

Other Cast :

-Park Jung Soo (박정수)

-Lee Ga Young  (이가영)

-Lee Donghae (이도해)

-Hong Soo Rin (홍수린)

 Genre : Romance, Sad,

Rating : 13+

Please don’t BASH! Seluruh cerita MURNI ide saya.. ^^ Happy Reading~~~

Story begin..

February 1994…

Terdengar suara bayi menangis yang baru saja ada didunia,  di bulan february tahun 1994,  lahirlah seorang anak perempuan dari keluarga Lee.

 

Kamar rawat inap…

 

“Youngna.. ini adikmu.. cantik bukan??”  tanya ny.lee,  “keuromyo eomma,  sangat cantik.. siapa namanya??”  tanya GaYoung.

 

“Lee Se Na,  entah mengapa ibu suka sekali nama itu..”  tutur ny.Lee ,  tak jauh dari luar kamar rawat inap, seorang wanita menatapnya dengan sendu.

 

“Min He Na,  dimur berapa kau akan meninggalkan anak itu? Aku  sangat ingin lee yeong hyeon menjadi ayah dari Hong Soo Rin,  aniyo, Lee Soo Rin.” Kata seorang yeoja dengan tatapan tajamnya yang melihat kebahagiaan keluarga yang baru ditambah 1 putri cantik lagi.

 

Lee Gayoung POV

 

Aku menatap seorang adik kecilku yang baru datang kedunia ini, lucu sekali dia, Lee Sena, nama yang tidak terlalu ribet, simple tapi menurutku sangat bagus, aku adalah anak pertama dari keluarga Lee,

Dan sekarang.. Putri keluarga Lee ditambah lagi menjadi 2, Lee Gayoung dan Lee Sena, tapi aku berharap akan mendapatkan seorang adik laki-laki juga..

 

6 years ago…

 

Aku tak tahu apa yang ada dipikiran eommaku,  dia ingin aku meninggalkan Sena dan Sejoon? Dan ikut bersama eomma pergi kesuatu tempat?, dan sepertinya sekarang hubungan eomma dan appa sedang tidak baik, semua ini terjadi karena keluarga itu..

 

Flashback..

 

Aku melihat 1 ibu dan 1 anak perempuan sedang berjalan dengan angkuhnya menuju tempat aku, eomma, sena, sejoon, dan eomma.Kulihat eomma memancarkan pandangan sedih dan tidak suka terhadap mereka.

 

“Perkenalkan, wanita ini Min He Na,  dan ini…. Saudara baru kalian Lee Soo Rin.. Soorin, perkenalkan, yang rambutnya diikat ini namanya Lee Gayoung, yang diurai itu Lee Sena, kalau yang bayi laki-laki itu Lee Sejoon.. semoga kalian bisabersaudara dengan baik..” kata Appa, lalu tiba-tiba ibu menarikku dan membawaku lari jauh dari mereka..

 

Tomorrow…

 

“Eonnie, eonnie mau meninggalkan aku dan sejoon eoh?” kulihat mata sena sudah berkaca-kaca, aku tidak tega meninggalkan sena dan sejoon.

 

“Aniyo, eonnie pasti akan kembali, mungkin bukan besok, tapi eonnie berjanji akan kembali.. Sena, jaga Sejoon dengan baik ne?”  tanyaku sambil memegang bahu sena.

 

“Ne eonnie..”  kulihat Soorin hanya melihat lurus,  aku khawatir dia tidak bisa menjaga Sena,  “Hong Soo Rin..”  dia tak menjawab,  “Hong Soo-“ ,  “namaku Lee Soo Rin, bukan Hong!”  teriak soorin kepadaku, “aish jinjja, anggota baru saja sudah belagu sekali kau, “ kataku dengan tajamnya dan berhasil membuat dia terdiam.

 

Akupun berjalan keluar bersama eomma, pergi jauh dari Sena dan Sejoon, Tuhan, jaga Sena dan Sejoon, jujur saja aku khawatir dengan mereka berdua.

 

#Sena POV#

 

Aku sedang berjalan dengan Soorin eonnie ke sekolah,  sebenarnya dia bukan saudara sedarah, hanya saja aku bingung,  mengapa dia bisa menjadi saudaraku.

 

“Soorin,  itu adikmu ya? Dia jelek sekali..”  kata salah satu teman soorin eonnie,  “aah, anieyo,  dia hanya tetanggaku saja, mana mungkin aku punya adik seperti dia, menjijikkan..” kata soorin eonnie sambil mendorong badanku kejalan.

 

TITTTTTTTTT…..

 

“aaaa!!!!!!”

 

BRUKKK….

 

Pusing sekali,  kulihat samar-samar soorin eonnie lari bersama teman-temannya..

 

3 Days Later..

 

 

TUKK…  “Gadis busuk! Tega sekali kau mendorong adikmu kejalan raya sehingga dia tertabrak!!”  kulihat eomma memukul kaki soorin eonnie dengan batang besi penyangga baby box dengan kencang,  “dia bukan adikku eomma..”  dan, TUKKK  “Gadis busuk, bagaimana kau tidak menganggap dia adikmu!”  makin kencang saja pukulannya,  aku jadi tak tega melihat Soorin eonnie menahan rasa sakitnya.

 

“Tapi dia merepotkanku ibu..”  dan,  TUKKK  “Kau adalah gadis busuk! Lancang sekali kau!! Cepat masuk kekamar!!”  teriak eomma baruku itu.

 

 

#SooRin POV#

 

Apeuda! Aku ingin kau tahu Sena,  sakit sekali dipukul,  aku ingin menghilangkanmu dari keluarga ini.

 

Tomorrow…

 

Aku mengantarkan Sena kesebuah tempat, tentunya dengan rencana yang baru kurancang, yaitu memasukkan sena kedalam mobil box itu dan mobil box itu pergi jauh dari Busan,  dan aku takkan diganggu lagi oleh si Sena.

 

“Tunggu, eonnie akan membeli Yogurt dulu, tunggulah didalam box itu!” kataku dengan semanis-manisnya.

 

“ne.” katanya dengan datar.

 

Aku semakin menjauh,  dan kulihat sepertinya dia mengantuk,  dan mobil box itupun berjalan dan membawa yeoja kecil itu pergi.

 

“Annyeong, Lee Se Na.” kataku sambil tersenyum licik.

 

13 Years Later…

 

#Author POV#

 

Seorang gadis berkulit putih, cantik, berambut panjang lurus, berseragam montir kulkas, sedang berkutat dengan pekerjaannya, yaitu membenarkan kulkas setiap orang yang mempunyai masalah dengan kulkas mereka, ya, Lee Se Na, gadis ini cantik,  tapi sayangnya kelakuan dan sifatnya seperti dalamnya Kulkas, ‘DINGIN’ dan tidak terbuka.

 

“Sena-ya!! Tolong kau antarkan kulkas ini kerumah namja muda yang kemarin!”  teriak Park Ahjussi,  dan Sena-pun segera mengambil kunci mobil dan mengantarkan kulkas itu kerumah namja muda yang kemarin minta dibenarkan kulkasnya.

 

TINGTONG…

 

“ Annyeong haseyo agasshi, agasshi yang mengantar kulkas itu kan?” kata namja muda berperawakan tinggi dan berlesung pipi.

 

“Ne,  aku sudah mengantarnya, ini bonnya..” kata Sena tetap dengan dinginnya.

 

“aigoo, yeoja ini cantik tapi dinginnya minta ampun, kyuhyun-ah!!! Tolong ambilkan uang yang diatas meja makan! Ppaliwa!”  teriak namja itu.

 

“Ne , ini uangnya teukie hyung “  kata namja yang bernama kyuhyun itu.

 

“ah agasshi, ini uangnya, terima kasih” saat sena ingin pergi , namja bernama teukie itu memanggilnya,  “Agasshi! Boleh minta tolong?!”  dan sena pun berbalik dan menanyakan langsung to the point, “mau minta tolong apa?, membawa kulkasnya? Kau pria atau wanita sih? Pikkyeo! Biar aku yang bawa kulkas ini!”  kata sena datar namun tajamnya menurut leeteuk seperti menusuk dalam hatinya.  Akhirnya sena membawa kulkas besar itu dengan gampangnya, sedangkan leeteuk hanya ternganga melihat kejadian yang menurutnya langka itu, seorang wanita mampu mengangkat kulkas seberat itu? Michyeoseoo!

 

“namamu siapa agassi?”  tanya leeteuk dengan ramah,  “sena.”kata sena datar dan langsung pergi dari tempat itu.

 

“Aigoo, dia pria atau wanita sih? Dingin sekali kelakuannya.”  Kata leeteuk lalu ngeloyor(?) keruang atas.

 

At 2nd Floor TeukKyuHae house.

 

“Ya kyuhyun-ah, yeojja tadi itu sangat dingin,  aku bahkan yang biasanya dikagumi, tadi aku hannya didiami,  namanya sena, ya, sena.. cukup cantik sih menurutku, tapi masih lebih cantik Lee Gayoungku dongg…” kata teuk sambil senyum-senyum sendiri.

 

“Hyung, aku pergi dulu ya, aku ada janji dengan soorin, mungkin akan pulang malam, jadi jangan khawatir..” kata donghae lalu pergi dari hadapan kyuhyun dan leeteuk

 

“Aku khawatir denganmu yang belum memiliki pasangan kyu…”  kata teukie prihatin dengan kyuhyun,  “oh iya hyung, aku ada janji dengan Sejoon untuk bermain game, jadi aku pergi dulu yaa..” kyuhyunpun langsung pergi dari hadapan leeteuk yang sudah berkaca-kaca karena ditinggal ke-2 dongsaengnya itu.

 

“Nappeunom..”  lalu teukie-pun langsung masuk kekamarnya.

 

 

#Gayoung POV#

 

Sudah 13 tahun aku mencari keberadaan Sena,  aku khawatir dengan Sena, apa dia baik-baik saja, seperti apa wajahnya sekarang? Aku sudah mencurigai kalau dalang dibalik semua ini adalah Soorin, tapi aku tidak mau berprasangka buruk dulu, biar waktu yang menjawabnya.

 

Kulihat foto kami bertiga yang tersimpan halus di pigura kecil yang kuletakkan dimeja kerjaku,  diriku, sena, dan sejoon yang masih kecil,  aku merindukan suasana seperti ini,  tapi semenjak soorin dan he na ahjumma datang, semua jadi berbeda.

 

Sena.. kau dimana sekarang?

 

TOKK…TOKK..

 

“Ne, masuk” kataku dengan tegas.

 

“Lee sajangnim,  apa benar berita tentang toko kulkas yang ada didaerah apgujeong akan kita rekrut?” tanya sekretarisku.

 

“Nona Hwang, aku sudah bulat tentang perekrutan itu, jadi tinggal kita atur saja tanggal konfrensi usaha-usaha kecil itu dilaksanakan, dan kumohon, bekerjalah dengan baik, aku mengandalkan kalian..” kataku kepada nona hwang.

 

“Siap Lee Sajangnim, terima kasih atas waktu anda”  kata nona hwang lalu pergi dari ruanganku ini.

 

Lagi-lagi, pikiranku hanya ada di Sena,  aku rindu sekali dengan sena, Ya Tuhan, Lindungilah Senaku ya Tuahn, aku harap dia baik-baik saja sekarang.

 

Sepertinya sekarang sudah jam makan siang,  akupun segera keluar dari ruanganku,  aku melangkahkan kakiku menuju lift dan segera turun kelantai dasar.

 

TINGG…

 

“Annyeong Haseyo eonnie.. apa harimu baik? “ cih, Soorin lagi, lalu disampingnya siapa?

 

“Nugayo? Sepertinya aku belum pernah melihat namja itu, ahh, dan jangan panggil aku eonnie, aku bukan eooniemu..?”  kataku datar.

 

“Ahh eonnie, sepertinya ini bukan saat yang tepat untuk memperkenalkannya, nanti kita bertemu dirumah ya.. “ kata soorin lalu berlalu dari hadapanku.

 

At Basement.

 

Aku segera masuk kemobil Audi putihku dan segera melaju dari kantor menuju café kesukaanku didaerah Apgujeong.

 

Sekarang sedang lampu merah , aku melihat kearah samping kanan, dan,  bukannya itu mobil khusus dari toko montir kulkas ya?,  lebih baik aku ikuti, agar bisa sedikit berbincang dengan pemiliknya.

 

Setelah menempuh 15 menit perjalanan, ternyata ini tokonya.

 

“Refrigerator Castle?  Aneh sekali, tapi menarik”  gumamku,  akupun turun dari tempat itu, dan segera melesat masuk ketoko itu.

 

“Eoseo eoseyo… ada yang bisa kami bantu?”  kubaca nametagnya 남세린 (Nam Serin).

 

“Ah, boleh aku bertemu dengan Park Sajangnim Serin-ssi?”  diapun terkejut sedikit,  “Ah ne, kalau boleh tahu, anda siapa?”  tanya Serin.

 

“Aku-“ , “Nona,  Park Sajangnim mempersilahkan anda masuk..”  kata salah satu yeoja yang kuketahui dia yang menyetir mobil tadi, dingin sekali dia.

 

“Ah ne.”  kataku tak kalah dingin. Akhirnya aku masuk keruang kerja yang menurutku simple tapi sangat nyaman dan enak dipandang.

 

“Annyeong haseyo, Nona Lee”  katanya sambil membungkukan badannya.

 

“Ah ne, annyeong haseyo..”  kataku,  “boleh langsung to the point?”  kataku.

 

“ah ne,”  katanya,  “ siapa karyawan anda yang akan anda masukkan formulirnya keperusahaan saya?”  kataku menanti jawabannya,  “saya sudah mengirim formulirnya kemeja anda,  nanti karyawan saya akan datang kesana hari ini.”  Katanya tegas.

 

“Baiklah, terima kasih Park Sajangnim.. mohon maaf menganggu waktu anda..” kataku, lalu pergi dari ruangan itu.  Sepertinya Serin dan yeoja tadi sudah tidak ada.

 

 

#Leeteuk POV#

 

Aku sudah bersiap-siap untuk pergi kekantor yeojjachinguku, ya, Lee Gayoung,  sebenarnya aku turut sedih atas kisahnya,  tapi kuyakin dia bisa melewatinya dengan baik,  akupun segera melaju keluar kamar dan turun kebasement rumahku, aish, ani, basement rumahku,kyuhyun, dan donghae –“.

 

Segera ku nyalakan mesin mobilku dan melaju cepat kekantor Gayoung, hanya butuh 30 menit untuk sampai kekantornya, itu jika jalanan di seoul biasa-biasa saja, sungguh padat kota ini.

 

Akhirnya aku sampai dan masuk ke basement untuk memakirkan mobilku ini, dan segera naik ke lift menuju lantai 20.

 

TING…

 

Aku disambut dengan tatapan memuja dari para yeojja-yeojja dilantai 20,  siapa sih yang tidak terpesona oleh diriku?*neLeeteukOppaT_T*

 

TOKK..TOKK..

 

“Ne, masuk..” katanya dari dalam,  saat aku masuk, dia tersenyum padaku.

 

“Chagiya..” katanya lalu memeluk diriku.

 

TOKK…TOKK…

 

Aish, siapa sih, selalu menganggu saja.

 

“Annyeong haseyo Sajangnim..”  sepertinya aku mengenal salah satu dari mereka, tapi siapaa?

 

“Ah ne, perkenalkan diri kalian..”  kata Gayoung dengan tegas.

 

“Annyeong Haseyo, naneun Nam Se Rin imnida..”  katanya.

 

“Annyeong, naneun Sena imnida…” ahh, yeojja yang tadi mengantarkan kulkasku itu?.

 

“margamu?”  tanya gayoung.

 

“Lee, Lee Sena..”

 

DEG..

 

“Mwo?! Lee Se Na? cepat ikut saya, Leeteuk-ah, ayo ikut aku..”  kata gayoung.

 

 

Sepertinya kami menuju kediaman Gayoung, aku penasaran apa yang akan dibuatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s