[FF Chapter]I’m Sorry Baby part 1/?

Title : I’m Sorry, baby [1/?]

 

Cast :

Cho Kyuhyun, Choi Sun Hee,Lee Sungmin.

 

Genre :  Romance,Fantasy,Sad.

 

Rate :  14+

 

Length : Continued

 

NB : FF ini adalah murni pemikiran gak jelas milikku, tapi semoga kalian menyukainya ya readers ^^

-Sun Hee POV-

Aku Choi Sun Hee, aku adalah adik dari Choi Minho , tentu saja, aku bersekolah di Daeran Seoul School, menempati tingkat XII di sekolah ini, dan tentu saja, aku ini murid yang pintar, dan aku adalah seorang secret girl yang selalu pandai menyimpan rahasiaku dan keluarga didepan orang-orang bengis tidak tahu diri itu.

 

Choi Sun Hee, itulah nama yang eomma berikan untukku, berparas manis, tinggi dan tentu saja pintar, heheheheh, tapi satu yang tidak pernah kusyukuri, apa? Ya, Cho Kyuhyun, dia menjadi namjachinguku karena dia menang taruhan dengan chingu-chingunya.

 

Setiap hari menahan amarah dan nafsu, itulah kerjaanku, namun kisah asmaraku tidak semulus sebagaimana aku menyimpan pandai semua rahasia terbesarku dan keluargaku, namun aku masih tetap seorang wanita, wanita yang mempunyai hati yang rapuh jika sudah menyangkut soal percintaan.

 

“Sunhee-ya, oppamu menjemputmu, ppali!” teriak Qian, “aish, biasa saja, suaramu itu cempreng sekali qian…”  kataku menatapnya garang,  kulihat dia sudah mulai kelepek karena tatapan death glareku, “aa.. ne…”  gumamnya lalu pergi,  dan saat aku berbalik betapa terkejutnya aku melihat si cho kyuhyun sudah berdiri tegak bersama chingunya Hyukjae, Sungmin, dan Donghae.

 

“Mau kemana kau?!”  tanyanya tajam, aish, bisa mati aku sekarang,  “m..minho..o..oppa sudah menjemputku, aku harus pulang, tugasku masih banyak dirumah..”  kataku sambil menunduk,  “ouu.. jinjja? Bukannya ingin pergi ketaman bersama Minho Oppamu itu?!”  teriaknya didepan wajahku, aish jinjja, mengapa kupingnya sangat tajam?  “wae?! Minho bukan namjachinguku! Dia oppaku! Kau jangan sok tau ya cho kyuhyun!”  teriakku, dan mwo?! Sejak kapan aku punya keberanian seperti ini?Dan tentu saja akan berdampak buruk padaku.

 

“Mwo?  Sudah berani membentakku?! Sungmin hyung, bawa dia ke tempat biasa.”  Katanya langsung pergi dari hadapanku,  “Sunhee-ya.. mianhae..”  kata sungmin oppa langsung membekap mulutku dengan sapu tangannya.  Dan sepertinya tempat yang dimaksud adalah ‘Villa’ tempat dimana cho kyuhyun mengurungku bahkan hampir merebut keperawanannku, oh Tuhan, sampai kapan ini akan berakhir?.

 

Aku terus dibekap, dan lama-lama aku tidak sadarkan diri.

 

 

Kyuhyun POV

 

Sungguh! Yeoja ini sangat keterlaluan, mana mungkin dia bisa seenaknya membentakku!, sunguh, dia memang kurang ajar!, kali ini tempatnya bukan villa, tapi Gudang dimana orang jaman dahulu di EKSEKUSI, apa kalian bingung? Kuharap jangan, jika itu dulu tempat eksekusi, sekarang sudah menjadi tempat binatang-binatang buas yang sengaja kubeli dan kutempatkan disitu.

 

Akhirnya kulihat mobil Sungmin Hyung datang, dan sepertinya yeoja itu sudah pingsan, “choi..sun..hee.. mari kita mulai permainan baru…”  gumamku sambil menyeringai.

 

“ikat dia dikursi itu, dan cepat lepas binatang-binatang buas itu.” Perintahku pada bawahanku,  dan setelah melihatnya terikat, dan binatang-binatang buas itu sudah berkeliaran, aku ingin melihat bagaimana reaksi si nona Choi Sunhee itu.

 

Dan si nona choi sunhee pun terbangun, sengaja tidak kuperban mulut pedasnya itu dengan kain atau solatip, karena apa? Aku ingin melihatnya memberontak dan para binatang buas itu akan memakannya habis-habisan.

 

“appa… arrrghhh.. jebal!!!dowajuseyo!!!”  teriaknya sambil menangis,

 

DEG..

 

Apa ini? Mengapa rasanya dada ini sangat sakit?!.

 

“Dowajuseyo!!!! Jebal.. dowajuseyo….!!!” Masih kudengar teriaknya lewat camera cctv ini,  “Kyu-ah, apa ini sangat tidak keterlaluan eoh?”  tanya Sungmin hyung,  ada apa dengannya? “ mwo? Tentu saja tidak keterlaluan.” Kataku datar, kulihat sungmin hyung mengepalkan tangannya, aish jinjja, ada apa ini?.

 

Author POV

 

Seorang Siswi Daeran Seoul School didapatkan tidak sadarkan diri digudang kosong dan terluka akibat gigitan seekor anjing liar, keadaan korban masih tidak sadarkan diri dirumah sakit, pelaku masih diincar, berikut tayangannya.

 

Klek,,

 

Seorang namja bertubuh putih pucat dengan ketampanan yang bisa dibilang sangat sempurna itu memucat, ia tidak mengira jika masalah ini akan menjadi seperti ini, dan ia masih mengingat bahwa Choi Sun Hee masih ingat siapa yang membekapnya.

 

“Kyuhyun-ah, kau dalam bahaya, aish!”  geram Lee Donghae, “kau ini, aku takut! Bagaimana jika mereka mengincar kita bertiga?!”  teriak lee hyukjae,  “tenang saja, hyung, aku punya tawaran, perusahaan appamu bangkrutkan hyung? Aku ingin membantumu.” Kata kyuhyun tenang.

 

“mwo? Kau mau membantuku? Apa dengan syarat?” tanya hyukjae dengan hati-hati,  “tentu, syaratnya mudah hyung.” Kata kyuhyun menatap tajam lee hyukjae,  “apa?” , “katakkan pada polisi bodoh itu kalau kau pelakunya. Eotte?” kyuhyun menyeringai.

 

BRAKK…

 

“Cho kyuhyun! “ teriak seseorang, “h..hyung?” kata kyuhyun kaget,

 

BUGHH..

 

“Arrgh! Hyung museun iriya?!!!” teriak kyuhyun didepan sungmin,  “neo jeongmal! Kau adalah pria busuk yang pernah kutemui cho kyuhyun!” teriak sungmin tak kalah kerasnya, “kau tau?!, kau sudah sangat keterlaluan! Kau akan membantu kami jika kami melakukan satu syarat darimu! Dan sekarang apa?! Kau pakai hyukjae sebagai pengganti pelaku sebenarnya?! Setelah Donghae yang kau pakai sebagai pelaku dana korupsi sekretaris universitas?! Dan dengan apa lagi?! Embel-embel membantu perusahaan ayah kami?! Kau gila cho kyuhyun!” teriak sungmin dengan amarah yang membara.

 

“hyung.. bukannya ayah kalian memang sedang bangkrut? Sudah berapa kali? 1?2?3? ahh.. matta, sudah ke-3 kali, dan tidak bangkrut lagi  berkat siapa hyung?” tanya kyuhyun dengan tatapan bengisnya, “sungguh aku menyesal berteman dengan orang sepertimu.. hyukjae.. donghae, mari kita selamatkan perusahaan appa kita tanpa si brengsek cho kyuhyun ini.” Kata sungmin tajam, “n..ne” jawab hyukhae dengan gugup.

 

BRAKK..

Pintu tertutup, dan menyisakan anak presdir perusahaan no.1 korea, Cho kyuhyun.

 

 

“ARGHHHH!!!!!!!! CHOI SUN HEE!!!!” teriak Kyuhyun frustasi,  “choi sun hee.. jinjja jeongmal! .. arggh!!!!”

 

 

-Sungmin POV-

 

Aku berjalan, diruang panjang yang akan mengantarkanku pada sebuah ruangan dimana gadis yang kucintai sedang terbaring sangat lemah diranjang itu, berkat namja itu matahariku sedang terbaring lemah tak berdaya dan tidak mengeluarkan sinar mentarinya kembali.

 

Kutatap nanar yeoja yang sedang terbaring disini, “Sunhee-ya.. mianhaeyo.. jeongmal mianhae… aku terpaksa melakukan ini sunhee-ya.. jebal… mianhae.. kau boleh bunuh aku sunhee-ya… tapi bangunlah…” tanpa tersadar akupun menangis, penyesalan, rasa bersalah, sedih, dan tersakiti semua menjadi satu.

 

1 hour..

2 hour..

3 hour…

 

Akupun terbangun dari tidurku, sepertinya aku bukan tertidur dirumah, tetapi di sofa rumah sakit, akupun mengalihkan pandanganku keranjang Sunhee, dan.. Apa?!!! Dia tidak ada di ranjang.??

 

Berlari, ya pikiranku saat ini adalah berlari dan mencarinya!.

 

Setelah seluruh rumah sakit aku kunjungi, ternyata aku menemukan dia, sedang duduk ditaman bersama seorang wanita.

 

“Hinasan.. apa kau benar hamil? Tanpa suami?” kudengar suara Sunhee sambil menatap lurus kedepan.

 

“hai.. aku memang kotor bukan ? 5 tahun kabur dari jepang, sekarang sudah berbadan dua,tanpa suami..” lirih yeoja itu.

 

“Sunhee-ya..” akupun memanggil namanya, akhirnya dia menoleh datar kepadaku.

 

“o.. sungmin-ssi, ada apa?” katanya masih dengan datar,  “kau sudah agak baikan?”, “ne, sungmin oppa, mau duduk bersama? Hinasan, ini kakak kelasku, Lee Sungmin…”

 

DEG..

 

Sejak kapan Sunhee jadi begini? Apa karena gigitan Anjing liar itu eoh?.

 
“Sungmin-ssi, mau ikut duduk bersama tidak?”kata wanita yang tadi kudengar namanya adalah hinasan, “ne”aku menuruti kata yeoja itu,  “oppa, hinasan eonnie cantikkan, dia dari jepang, tapi bahasa koreanya sangat lancar..” kata sunhee sambil tersenyum kepada hinasan itu, “oh..a.. annyeong haseyo, Haru Hinasan ipnida..” katanya sambil tersenyum, rasanya sejuk menatap mata wanita jepang itu, “a.. Lee Sungmin ipnida..” kataku sambil tersenyum.

 

“A.. sunhee-ya, sungmin-ssi, saya pergi dulu ya, sepertinya saya sudah harus pulang, besok mungkin saya akan kesini lagi, terima kasih atas perhatian kalian.. annyeong”kata hinasan, “ah ne.. joshimhae hinasan-ssi” kataku.

 

Tiba-tiba suasana menjadi hening, mengapa rasanya tidak nyaman seperti ini? Seperti ada aura yang mentikam dari ini semua.

 

“Sungmin-ssi aku butuh darah..” kata Sunhee, dan mwo?!!! Darah?!

 

“Da..darah? u..untuk apa?” kataku tergagap,  “aku haus sungmin-ssi, aku butuh darah..” dan saat dia menatapku, betapa terkejutnya aku, lensa matanya berubah menjadi merah pekat seperti seorang vampir, ditambah rambut hitam pekat panjangnya itu, membuat dia makin terlihat seperti ratu kegelapan.

 

“Sungmin-ssi, apa kau mendengar aku?” katanya dengan tatapan tajam matanya, “n..ne.. k..kau ingin darah apa sunhee?” kataku dengan segenap tenagaku, “aku ingin darah… “ dan tanpa aku sadari, wajahnya sudah ada didekat leherku, a jinjja, aku benar-benar tidak merasakan jika tubuhku sedang duduk, “manusia yang masih segar sungmin-ssi..” diapun menghembuskan naasnya dipermukaan kulit leherku.

 

 

 

“Dan tentu saja itu bukan kau oppa!! Biasa saja kali!”

 

BRRR…

 

“y..aa choi sun hee…!” kataku dengan jantung yang masih berdegup kencang, “hahaahaha..” tapi kenapa sekarang lensa matanya menjadi coklat pekat lagi?,  “kenapa lensa mataku menjadi coklat lagi? Ada rahasia yang harus kau ketahui oppa..”katanya dengan tampang dinginnya lagi.

 

“apa?” kataku dengan nafas yang mencekat.

 

“…aku adalah manusia setengah vampir…” katanya dengan lensa mata yang merah pekat lagi. “… dan kuharap jangan melakukan kesalahan yang dulu pernah kalian perbuat padaku, keluargaku…” katanya dengan lensa mata yang kembali coklat pekat dan ketenangan.

 

Vampir? Aish, hidupku kenapa begitu rumit? Dan aku masih  belum percaya jika Sunhee adalah seorang vampir, ada kejadian yang ganjal tentang ini, dan setahuku, kenapa Sunhee jadi baik sekali kepadaku?, ah, 1 lagi, Haru Hinasan.. yeoja itu, kenapa wajahnya sangat familiar?, ada yang tidak beres dari kejadian ini.

 

 

Someone POV

 

“Kau mengerjakan tugasmu dengan rapi leeriya” kata yeoja itu dengan seringaian licik.

 

-TO BE CONTINUED-

 

Title : I’m Sorry, baby [2/?]

 

Cast :

Cho Kyuhyun, Choi Sun Hee,Lee Sungmin.

 

Genre :  Romance,Fantasy,Sad.

 

Rate :  14+

 

Length : Continued

 

NB : FF ini adalah murni pemikiran gak jelas milikku, tapi semoga kalian menyukainya ya readers ^^ dan mungkin ada adegan kekerasan, atau kata-kata yang kasar, itu bukan untuk menghina bias, tapi hanya agar memperdalam karakter si pemain.

 

Someone POV

 

“Leeriya..” kataku lewat telepon ini.

 

“Ne eonnie? Museun iriya?” tanyanya dengan santai.

 

“kau harus memerankan peran sunhee dengan baik.. tidak ada yang boleh mengetahui tentang kau menyamar sebagai sunhee, dan jadilah sunhee yang seperti biasanya..”kataku tajam.

 

“bukan Leeriya jika tidak melakukan tugasnya dengan baik eonnie.. “ katanya dengan nada sinis.

 

“buat cho kyuhyun dan teman-temannya itu menderita leeriya, aku tidak mau mereka bahagia diatas penderitaan adikku.. tapi jangan sakiti minho oppa dan teman-temanku,arrayo?!”pintahku tegas.

 

“ne ‘J’ eonnie, cukup mendengar kau dibuang oleh eomma dan appa mereka yang membuatku hancur, dan berperanlah sebagai Haru Hinasan yang baik..” katanya dengan nada yang sama.

 

“kkeuchi.. aku tutup dulu teleponnya Leeriya…” kataku.

 

Aish, Leeriya, semoga saja kau berperan dengan baik sebagai Sunhee..

 

Akupun menatap gadis yang terbaring lemah ditempat tidurku dengan sendu, bagaimana ini bisa terjadi kepadamu Choi Sunhee?, a.. apa kau belum mengetahui kembaranmu Leeriya masih hidup? Sunhee-ya.. eonnie sangat mengkhawatirkanmu.. cepatlah sadar dari komamu, banyak yang ingin kuceritakan kepadamu Sunhee-ya tentang hidup keluarga kita yang diluar logika manusia, bagaimana bisa kita adalah manusia setengah vampir Sunhee-ya?, apa itu nyata? Akupun masih bingung Sunhee-ya.. Maka dari itu, bangunlah cepat dari komamu Sunhee.

 

Dan alasan aku melakukan ini semua tanpa sepengetahuanmu Sunhee-ya, karena aku tidak mau kau terlalu memikirkan keadaan si cho kyuhyun itu, mianhae.. jeongmal mianhae…

 

 

-Leeriya POV-

 

Hufft, bagaimana hari-hariku ini eoh? Menyamar sebagai Sunhee adik kembarku, Sunhee-ya, mianhaeyo..

 

GREPP..

 

Aku merasakan ada yang memegang bahuku siapa ya?

 

Akupun membalikan badan, dan mendapati si Cho Kyuhyun itu sedang menatap lekat diriku, aigoo,kenapa aku jadi salah tingkah begini?, Aish!, ingat Leeriya, kau hanya sebagai pengganti Sunhee adikmu!.

 

“Choi Soo Hye..”katanya sambil menatapku.

 

DEG..

 

Mengapa aku jadi begini?, oh Tuhan, semoga hanya aku gugup saja, bukan karena perasaan konyol itu ya Tuhan..

 

“Choi Soo Hye.. ayo menikah..” katanya sambil menatapku lekat, mwo?!! Menikah dengannya?!

 

“kau gila? Kyuhyun-ssi, apa kau baik-baik saja?”tanyaku, apa hubungan soohye dan namja ini sudah sangat mengenal lebih? Kalau begitu, matilah aku.

 

“hanya untuk mempertahankan reputasiku, kau tau? Untuk apa juga aku menikahi wanita seperti dirimu, “ katanya sambil memandangku remeh, seperti diriku sampah, soohye-ya, apa seperti ini kelakuan namja itu padamu?.

 

“tidak, maaf kyuhyun-ssi, aku tidak tertarik dengan tawaran menikah denganmu..” kataku tegas.

 

PLAKK..

 

“Neo!!!! Kau sudah berani choi soohye?!”katanya berapi-api, cih, akupun bisa..

 

“untuk apa takut dengan bocah tengik sepertimu” tatapku tajam tepat dimanik matanya.

 

-Kyuhyun POV-

 

DEG.. kenapa lensa matanya berubah jadi merah pekat seperti itu?.. Ada apa ini?

 

“kau..” gumamku entah mengapa batinku merasakan bahwa ini bukan soohye, soohye tidak biasanya memakai gelang berwarna merah, karena dia benci warna merah, dan selalu memakai gelang berwarna biru.

 

“kau.. benar choi soohye..?”kataku tajam,  “n..ne? n..nan?”katanya gugup, oh ayolah, mengaku saja, “biasanya soohye tidak suka memakai gelang berwarna merah, tapi kenapa sekarang kau memakai gelang berwarna merah?”kataku,  “a..aku sekarang menyukai warna merah.. wae??, n..nan kalkke..” diapun pergi dari hadapanku.

 

“Leeriyaa!!!” ada seseorang memanggil nama itu, siapa?, dan kulihat seorang namja memakai jas universitas sedang kewalahan.

 

“kau.. kenapa tidak mencegah leeriya??”tanyanya, Leeriya? Leeriya siapa?

 

“Leeriya? Nugu?” tanyaku,  “ahh leeriya itu-“,

DRET..DRET..

 

“aa.. chakkaman, aku harus mengangkat telepon dulu..” katanya, 1 menit kemudian dia melepas teleponnya, “aa.. mianhae, aku ada deadline.. nanti kujelaskann.. annyeong…”katanya lalu lari secepat mungkin.

 

“Lee.. riya?” gumamku, sesange… ada yang aneh dari kejadian ini..

 

BUKK..

 

Aish, sepertinya aku sedang menabrak seseorang, jinjja!..

 

“A.. jeoseonghapnida… “ kata yeoja itu sambil membungkuk berkali-kali,  “ne.. makanya, jalan harus pakai mata agassi, bukan memakai rambut kunomu itu” kataku sambil memandangnya, tapi kenapa terasa sangat familiar? Sosok yeoja tadi seperti noona angkatku dulu, aku jadi merindukan noona angkatku dulu.. Jika saja Ahra noona tidak terlalu cemburu sehingga melaporkan yang tidak-tidak tentang noona, mungkin sekarang noona masih bersamaku.

 

Flashback..

“Nam noona!!! “ teriakku, “nde kyuhyunnie? Waeyo?” kata Nam noona dengan lembut, aigoo.. “Nam noona saranghaeyooo…”kataku dengan aegyo-ku, “aigoo.. uri kyunnie sudah besar eoh?” tanya Nam noona sambil menggendongku, “noona.. umurku sudah 5 tahun.. jangan digendong terus.. aku malu noona..” kataku malu, Nam noona pun tertawa, aigoo, nam noona neomu yeppeo!

 

“Kyunnie.”oh,Ahra noona, “nde ahra noona?” tanyaku, “ayo main bersamaku, kau tidak kasian eoh dengan, siapa namamu?” tanya ahra noona sambil memandang seperti orang yang benci ke nam noona.. “Nam-“, “Ah.. kyunnie, noona tidak punya waktu lagi.. annyeong”kata ahra noona lalu pergi,  aku melihat nam noona dengan tatapan sedih.. “nam noona.. uljima.. nanti Nam noona jadi jelek lagi.. arraseo?!”kataku.

 

“ne kyunnie… ayo masuk.. sudah mau gelap..”kata Nam noona.

 

2 Days Later..

 

“Eomma…. Wanita itu memukul hingga badanku biru karena menggendong kyuhyun… eomma hukum wanita itu..” kulihat ahra noona menangis keras sambil berlutut..

 

“eommeoni.. aku tidak memukul Ahra, kemarin aku hanya ada didalam kamar bermain bersama Kyuhyun… “ kata Nam noona dengan bergetar.

 

“geotjimal!!! Kau pembohong, buktinya mengapa badanku lebam semua!! Ini buktinya.. kau memukulku dengan tongkat baseball ini!!!!!” teriak Ahra noona sambil menjambak, Nam noona.. ige mwoya?

 

“jeong-“ , “dasar anak pembohong, pergi sudah dari keluargaku!!! Dan kau!! Jangan pernah mengangkat anak seperti dia lagi!! Akulah kepala keluarga! Dan kau harus menuruti perintahku!!” teriak appa membuatku ketakutan.

 

“kyunnie.. jadilah anak yang baik ne? nam noona pergi dulu” kata nam noona sambil menahan tangisnya.

 

“pergi sana!! Kyunnie.. dia noona yang jahat!!!!!” teriak Ahra noona.

 

Flashback End.

 

-Hinasan POV-

 

Hufft, hampir saja.. namun usahaku tidak sia-sia, aku mendapatkan dompet namja itu, tapi apa isinya ya?

 

DEG..

 

“fo..fotoku? “ kulihat foto kusam ini dengan sedih, Kyuhyun dan… ne, akulah Nam noonanya, anak terbuang dari keluarga choi, Choi Nam Joo, Cho Nam Joo? Ah, sepertinya bukan lagi.

 

“ternyata dirimu sudah besar Kyunnie..”gumamku, tapi aku tidak boleh begini!, aku bukan Choi Nam Joo atau Cho Namjoo!! Aku Haru Hinasan, anak dari Haru Tsuchiya!, seorang putri yang dididik untuk bukan menjadi wanita lemah!, tidak ada kata ‘Belas Kasihan’ pada mereka yang sudah menghancurkan hidupku,Leeriya,Soohye,Minho oppa, eomma dan appa!.

 

Bayangan dimana aku sangat bahagia bersama mereka, dan yang selalu membuatku tersenyum adalah, saat diriku mendapat hadiah adik kembar dari eomma, Leeriya dan Soohye, sebenarnya cerita ini sangat ingin kuceritakan, apa boleh?.

 

Dulu, saat Perusahaan appa-ku sangat maju, belum lagi ditambah Choi Minho oppa, aku Choi Minjoo, Choi Soohwa, dan adik paling terakhir Choi Soohye, dan kenapa namaku menjadi Choi Namjoo?, entah apa yang Appa pikirkan sehingga mengubah namaku dan nama Soohwa menjadi Cho Namjoo dan Soohwa menjadi Lee Ri Ya, saat itu aku masih berumur 8 tahun dan Soohwa baru berumur 5 tahun.

 

Sebulan kemudian setelah menyadari atas kejanggalan ini, ternyata Appa berniat menjualku dan Soohwa ke keluarga yang berbeda karena Perusahaan Appa bangkrut dan mengahruskan membayar hutang-hutang saham ke keluarga Cho dan keluarga Lee.

 

Keluarga Cho mempunyai 2 anak, Cho Ah Ra dan Cho Kyu Hyun, sedangkan keluarga Lee mempunyai 2 anak juga, Lee Donghwa dan Lee Donghae. Dan yang membuatku iri, Minhodan Soohye tidak dijual, kenapa? Appa bilang mereka berdua adalah Aset paling berharga yang harus dijaga, lalu… apa aku dan Soohwa bukan Aset berharga juga?.

 

Mulai dari saat itu, kisah hidupku yang mewah dan memilukan terjadi.

 

Pertama, Ahra dan Cho Appa tidak menyukaiku, bahkan sudah membenciku. Kedua, Cho Appa dan Ahra memperlakukanku sebagai budak mereka. Ketiga, mereka membuangku saat sedang berlibur di Jepang.

 

Mulai saat itu aku diadopsi oleh pengusaha pemilik pabrik pembuatan Samurai yang sangat terkenal di Jepang dan mengajariku bagaimana teknik bermain Samurai, dan juga merubah namaku menjadi Haru Hinasan.

 

Dan masalah kenapa aku hamil?? Ya, itu memang benar, dan kalian tahu? 1 bulan lalu saat aku sedang bekerja di café, seorang pria bermarga Lee datang ke bar dan meminum banyak sekali wine berkadar alkohol yang tinggi, setelah itu, aku berinisiatif untuk mengantarnya pulang, dan saat aku memasuki kamarnya, naas, kejadian menjijikkan itu terjadi dibawah pengaruh alkohol yang pria itu minum.

 

Satu bulan setelah itu, aku mengetahui nama namja itu, ya, Lee Sungmin, teman dari adik angkatku Cho Kyuhyun dan adikku Soohye.

 

Flashback

 

“Sungmin-ssi, mau ikut duduk bersama tidak?”kataku, “ne”ternyata dia  menuruti ucapanku ,  “oppa, hinasan eonnie cantikkan, dia dari jepang, tapi bahasa koreanya sangat lancar..” kata sunhee sambil tersenyum kepadaku ,

“oh..a.. annyeong haseyo, Haru Hinasan ipnida..” kataku sambil tersenyum, rasanya sejuk menatap mata Lee sungmin itu, “a.. Lee Sungmin ipnida..” katanya sambil tersenyum.

 

Lee Sungmin?! Jadi namja itu adalah namja yang mengahimiliku?!!

 

Dan kenapa dia bisa kenal dengan Soohye?!.

 

Flashback end

 

-Sungmin POV-

 

Yeoja itu, yang namanya Haru Hinasan, seperti sangat familiar, tapi dimana aku pernah melihat wajahnya ya? Aigoo, aku jadi pusing begini.

 

BRAKKK

 

“Do..donghae-ya.. waeyo?” tanyaku kaget,  “h..hyung.. Appa.. appa dibunuh…” kata donghae dengan wajahnya yang sudah lecet.

 

DEG.

 

“Mwo?!” teriakku,  “appa dibunuh?” tanpa basa-basi aku langsung saja berlari, dan tidak memperdulikan donghae lagi.

 

Aku terus berlari, dan ternyata Rumah Sakitnya ada diseberang jalan ini, na eotteokhae?.

 

“aku harus bisa” gumamku pada diriku sendiri..

 

Akupun menyebrang di jalan yang masih penuh dengan lalu-lalang mobil ini dan kejadian yang tidak aku inginkan terjadi begitu saja.

 

-To Be Continued-

Mianhae readers, kayaknya lama banget nge-postnya, Maaf mohon maaf sebesarnya, sebenernya gak mau dilanjutin karena memang FF ini jelek banget, dan juga karena harus fokus belajar untuk MID Semester..Segala comment dari readers aku hargai kok🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s